Duaaar!!! dentuman keras nan mematikan itu telah dikirimkan oleh negara seberang, yaitu israel. Bombardir yang menyerang lebih 160 sasaran di jalur Gaza yang dilakukan israel beberapa hari lalu itu menuliskan sejarah bagi kota Palestina. sejenak kita bayangkan ketika kita berada diposisi itu, apa yang bisa kita lakukan?lalu kenapa kita yang di Indonesia ini kurang bersyukur dengan keadaan kita sekarang? sementara banyak saudara kita disana menginginkan kehidupan kita seperti ini. Pantaskah kita menghujat negara kita sendiri, Indonesia???
berikut saya pernah membaca isi surat yang dikirimkan oleh audara kita dari Gaza, berikit isi suratnya:
Untuk saudaraku di Indonesia
Saya tidak tahu, mengapa saya harus menulis dan mengirim surat ini untuk
kalian di Indonesia,,??? namun , jika kalian tetap bertanya kepadaku,
kenapa…? Mungkin satu-satunya jawaban yang saya miliki Adalah karena
Negeri kalian berpenduduk muslim Terbanyak di punggung bumi ini,,,,bukan
demikian saudaraku??? disaat saya menunaikan ibadah haji beberapa
tahun silam, ketika pulang dari melempar jumrah Saya sempat berkenalan
dengan salah seorang “aktivis da’wah” dari Jama’ah haji asal Indonesia,
dia mengatakan kepadaku,”setiap tahun musim haji, ada sekitar 205 ribu
jama’ah haji ber asal dari Indonesia datang ke Baitullah ini…!!!”.
Wah,,,,sungguh jumlah angka yang sangat fantastis & membuat saya
berdecak kagum, Lalu saya mengatakan kepadanya, “sauadaraku,,,,jika
jumlah jama’ah Haji asal GAZA sejak tahun 1987 Sampai sekarang di
gabung,,itu belum bisa menyamai jumlah jama’ah haji Dari negeri kalian
dalam satu musim haji saja”. Padahal jarak tempat kami ke Baitullah
lebih dekat di banding kalian yah… Wah….wah…pasti uang kalian sangat
banyak yah, apalagi menurut sahabatku itu ada 5 % dari rombongan
tersebut yang menunaikan ibadah haji untuk yang kedua
kalinya,,,Subhanallah.
Wahai saudaraku di Indonesia
Pernah saya berkhayal dalam hati,,kenapa saya & kami yang ada di
GAZA ini Tidak dilahirkan di negeri kalian saja. Wah….pasti sangat indah
dan mengagumkan yah. Negeri kalian aman, kaya dan subur, setidaknya
itu yang saya ketahui Tentang negeri kalian. Pasti para ibu-ibu disana
amat mudah Menyusui bayi-bayinya, susu formula bayi pasti dengan mudah
kalian dapatkan di toko-toko & para wanita hamil kalian mungkin
dengan mudah bersalin di rumah sakit yang mereka inginkan. Ini…yang
membuatku iri kepadamu saudaraku Tidak seperti di negeri kami
ini….saudaraku, anak-anak bayi kami lahir di tenda-tenda pengungsian.
Bahkan tidak jarang tentara Israel menahan mobil ambulance yang akan
mengantarkan istri kami Melahirkan di rumah sakit yang lebih lengkap
alatnya di daerah Rafah, Sehingga istri-istri kami terpaksa melahirkan
diatas mobil,,,,yah diatas mobil saudaraku!! Susu formula bayi adalah
barang yang langka di GAZA sejak kami di blokade 2 tahun lalu, Namun
isteri kami tetap menyusui bayi-bayinya dan menyapihnya hingga dua tahun
lamanya Walau, terkadang untuk memperlancar ASI mereka, isteri kami
rela minum air rendaman gandum. Namun,,,mengapa di negeri kalian ,
katanya tidak sedikit kasus pembuangan bayi yang tidak jelas siapa ayah
& ibunya , terkadang ditemukan mati di parit-parit, di
selokan-selokan dan di tempat sampah,,,,itu yang kami dapat dari
informasi televisi. Dan yang membuat saya terkejut dan merinding,,,,,
ternyata negeri kalian adalah negeri yang tertinggi kasus Abortusnya
untuk wilayah ASIA,,,,Astaghfirullah. Ada apa dengan kalian..??? Apakah
karena di negeri kalian tidak ada konflik bersenjata seperti kami
disini, sehingga orang bisa melakukan hal hina tersebut….!!!, sepertinya
kalian belum menghargai arti sebuah nyawa bagi kami di sini. Memang
hampir setiap hari di GAZA sejak penyerangan Israel, kami menyaksikan
bayi-bayi kami mati, Namun, bukanlah diselokan-selokan ,,,,atau got-got
apalagi ditempat sampah…saudaraku!!!, Mereka mati syahid,,,saudaraku…
mati syahid karena serangan roket tentara Israel !!! Kami temukan mereka
tak bernyawa lagi dipangkuan ibunya ,di bawah puing-puing bangunan
rumah kami yang hancur oleh serangan roket tentara Zionis Israel,
Saudaraku,,,,bagi kami nilai seorang bayi adalah Aset perjuangan
perlawanan kami terhadap penjajah Yahudi Mereka adala mata rantai yang
akan menyambung perjuangan kami memerdekakan Negeri ini Perlu kalian
ketahui,,,sejak serangan Israel tanggal 27 desember kemarin
Saudara-saudara kami yang syahid sampai 1400 orang, 600 diantaranya
adalah anak-anak kami Namun,,,,sejak penyerangan itu pula sampai hari
ini, kami menyambut lahirnya 3000 bayi baru Dijalur Gaza, dan
Subhanallah kebanyakan mereka adalah anak laki-laki dan banyak yang
kembar,,,Allahu Akbar!!!
Wahai saudaraku di Indonesia
Negeri kalian subur dan makmur, tanaman apa saja yang kalian tanam akan
tumbuh dan berbuah, Namun kenapa di negeri kalian masih ada bayi yang
kekurangan gizi ,menderita busung lapar,,,, Apa karena kalian sulit
mencari rezki disana..? apa negeri kalian sedang di blokade juga..?
Perlu kalian ketahui,,,saudaraku, tidak ada satupun bayi di Gaza yang
menderita kekurangan gizi apalagi sampai mati kelaparan,,,walau sudah
lama kami di blokade. Kalian terlalu manja…!? Saya adalah pegawai Tata
usaha di kantor pemerintahan Hamas Sudah 7 bulan ini, gaji bulanan belum
saya terima, tapi Allah SWT yang akan mencukupkan rezki untuk kami.
Perlu kalian ketahui pula, bulan ini saja ada sekitar 300 pasang pemuda
Baru saja melangsungkan pernikahan,,,yah,,,mereka menikah di sela-sela
serangan agresi Israel, Mereka mengucapkan akad nikah,,,,diantara bunyi
letupan bom dan peluru saudaraku. Dan Perdana menteri kami, yaitu ust
Isma’il Haniya memberikan santunan awal pernikahan Bagi semua keluarga
baru tersebut .
Wahai Saudaraku di Indonesia
Terkadang saya pun iri, seandainya saya bisa merasakan “pengajian” atau
halaqoh pembinaan Di Negeri antum, seperti yang diceritakan teman saya
tersebut,,,, Program pengajian kalian pasti bagus bukan, banyak kitab
mungkin yang telah kalian baca, dan Buku-buku pasti kalian telah
lahap,,,kalian pun sangat bersemangat bukan, itu karna kalian punya
waktu Kami tidak memiliki waktu yang banyak disini wahai saudaraku… Satu
jam,,,yah satu jam itu adalah waktu yang dipatok untuk kami disini
untuk halaqoh Setelah itu kami harus terjun langsung ke lapanagn jihad,
sesuai dengan tugas yang Telah diberikan kepada kami. Kami disini
sangat menanti-nantikan hari halaqoh tersebut Walau Cuma satu jam
saudaraku,,,, Tentu kalian lebih bersyukur, kalian lebih punya waktu
untuk menegakkan rukun-rukun halaqoh, Seperti ta’aruf, tafahum dan
takaful di sana. Hafalan antum pasti lebih banyak dari kami,,, Semua
pegawai dan pejuang Hamas di sini wajib menghapal surat al anfaal
sebagai “nyanyian perang” kami, saya menghapal di sela-sela waktu
istirahat perang ,,, bagaimana Dengan kalian…? Akhir desember kemarin,
saya menghadiri acara wisuda penamatan hafalan 30 juz anakku yang
pertama, ia diantara 1000 anak yang tahun ini menghapal al qur’an,
umurnya baru 10 tahun , Saya yakin anak-anak kalian jauh lebih cepat
menghapal al quran ketimbang anak-anak kami disini, di Gaza tidak ada
SDIT seperti di tempat kalian, yang menyebar seperti jamur sekarang.
Mereka belajar di antara puing-puing reruntuhan gedung yang hancur, yang
tyanahnya sudah Diratakan, diatasnya diberi beberapa helai daun pohon
kurma,,,, yah ditempat itulah mereka belajar Saudaraku…., bunyi suara
setoran hafalan al quran mereka bergemuruh diantara bunyi-bunyi senapan
tentara Israel… Ayat-ayat Jihad paling cepat mereka hafal,,,karena
memang didepan mereka “tafsirnya” langsung Mereka rasakan.
Wahai Saudaraku di Indonesia
Oh…iya, kami harus berterima kasih kepada kalian semua, melihat aksi
solidaritas yang kalian perlihatkan kepada masyarakat dunia, kami
menyaksikan demo-demo kalian disini. Subhanallah,,,,,kami sangat
terhibur, karena kalian juga merasakan apa yang kami rasakan disini.
Memang banyak masyarakat dunia yang menangisi kami disini , termasuk
kalian di Indonesia Namun,,,bukan tangisan kalian yang kami butuhkan
saudaraku Biarlah butiran air matamu adalah catatan bukti nanti di
akhirat yang dicatat Allah sebagai Bukti ukhuwah kalian kepada kami.
Doa-doa kalian dan dana kalian telah kami rasakan manfaatnya. Kami lah
yang berterima kasih,,partai kami yaitu Hamas sejak berjuang melalui
demokrasi Sejak tahun 2006, terinspirasi oleh kemenangan partai da’wah
kalian di Indonesia, Berjuang lewat pintu ini, kami baca semua tentang
kalian. SUngguh kalianlah yang mengajarkan bagaimana mengelola partai
yang baik, dekat dengan masyarakat, melayani mereka, mulai baksos sampai
dengan DS, murni kami jiplak dari kalian semua. Dan hasilnya
saudaraku…. Kami menang dengan angkan 67 % suara..Allahu Akbar!!! Tahun
2010 kami juga akan pemilu disini,,,kami tetap mengurus partai seperti
yang kami belajar dari kalian, tetap membina para kader kami, dengan
dengan masyarakat dan satu lagi kami juga tetap mengangkat senjata untuk
mengusir tentara Israel dari bumi palestina.
Kalian tidak sedang mengangkat senjata , seperti kami disini, kader
kalian banyak,,,,, Apalagi yang kurang dari kalian. Oh,,,iya hari
semakin larut, sebentar lagi adalah giliran saya Untuk menjaga kantor,
tugasku untuk menunggu jika ada telepon dan fax yang masuk Insya Allah,
nanti saya ingin sambung dengan surat yang lain lagi Salam untuk semua
pejuang-pejuang islam di Indonesia

Tidak ada komentar:
Posting Komentar